Sunday, February 28, 2021

Rekor MURI untuk PPS BETAKO MERPATI PUTIH

Spanduk didepan Balaikota DKI Jakarta yang merupakan Kolat dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat


Pemberian Rekor MURI untuk Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong MERPATI PUTIH atas Rekornya mengendarai kendaraan bermotor dari Bogor sampai dengan Balaikota DKI Jakarta berlangsung pada tanggal 18 Mei 2003


Rombongan Peserta 


Perlu diketahui ini adalah aksi pertama kalinya orang mengendarai kendaraan bermotor dari Bogor ke Jakarta dengan ditutup matanya karena sebelumnya belum pernah ada, oleh karena bukti itulah PPS BETAKO MERPATI PUTIH diberikan Rekor MURI


mas Poeng Guru Besar PPS BETAKO MERPATI PUTIH saat diwawancara oleh Televisi


Yang istimewanya salah satu dari anggota MERPATI PUTIH yang mengendarai kendaraan tersebut adalah seorang penyandang Tuna Netra mas Mustofa asal Kota Malang dari Kolat khusus Penyandang Tuna Netra

Saat itu seluruh peserta disambut langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso di Balaikota DKI Jakarta


Gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso melepaskan tutup mata dan lapisan tutup mata yang berlapis pada tiap peserta


Balaikota DKI Jakarta adalah Kolat dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat saat itu


Seluruh Senior MERPAT PUTIH cabang Jakarta Barat yang ikut serta dalam atraksi tersebut seperti mas (Alm.) Tonton, mas Bambang RE, mas Adli bersama peserta lain dari seluruh cabang MERPATI PUTIH mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas nama Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong MERPATI PUTIH dan di wakili oleh anggota MERPATI PUTIH penyandang Tuna Netra mas Mustofa yang ikut serta dalam aksi tersebut, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bapak Jaya Suprana Ketua MURI


Ketua MURI Bapak Jaya Suprana memberikan sambutan setelah memeriksa tutup mata para peserta


mas Mustafa sebagai perwakilan untuk PPS BETAKO MERPATI PUTIH menerima piagam penghargaan pemecahan rekor MURI


piagam dari MURI


berphoto bersama Gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso


bersama Guru Besar PPS BETAKO MERPATI PUTIH tampak para senior MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat



Silahkan melihat video dokumentasi lengkapnya di channel YouTube MERPATI PUTIH Jakarta Barat, atau klik Video dibawah ini:




_____________________



Yuk, mari kita mengenal sejarah PPS BETAKO MERPATI PUTIH, terutama sumbangsih para anggota MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat kepada Perguruan

_____________________


sumber: Dokumentasi DPC Jakarta Barat @2021


Saturday, February 27, 2021

Sejarah singkat Berdirinya PPS BETAKO MERPATI PUTIH

PPS BETAKO MERPATI PUTIH


MERPATI PUTIH (MP) merupakan warisan budaya peninggalan nenek moyang Indonesia yang pada awalnya merupakan ilmu keluarga Keraton yang diwariskan secara turun-temurun yang pada akhirnya atas wasiat Sang Guru, ilmu MERPATI PUTIH diperkenalkan dan disebarluaskan dengan maksud untuk ditumbuh kembangkan agar berguna bagi Negara

Awalnya ilmu aliran ini dimiliki oleh Sampeyan Dalem Inkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pangeran Prabu Mangkurat Ingkang Jumeneng Ing Kartosuro kemudian ke BPH Adiwidjojo (Grat I)

Lalu setelah Grat III yaitu R. Ay. Djojoredjoso, ilmu yang diturunkan dipecah menurut spesialisasinya sendiri-sendiri, seni beladiri ini mempunyai dua saudara lainnya. yaitu Gagak Samudro dan Gagak Seto. Gagak Samudro diwariskan ilmu pengobatan, sedangkan Gagak Seto ilmu sastra, dan untuk seni beladiri diturunkan kepada Gagak Handoko (Grat IV)

Dari Gagak Handoko inilah akhirnya turun temurun ilmu ini ke R.M Wongso djojo

lalu untuk menyebarkan ilmu perguruan, diambilah murid yang bukan dari keturunannya, yaitu mas Saring, kemudian diturunkan ke kedua anaknya yaitu mas Poeng dan mas Budi hingga mendirikan Perguruan sendiri yaitu, PPS BETAKO MERPATI PUTIH

Hingga kini, kedua saudara seperguruan Gagak lainnya tersebut tidak pernah diketahui keberadaan ilmunya dan masih tetap dicari hingga saat ini ditiap daerah di tanah air guna menyatukannya kembali

Kebetulan Keturunan langsung dari GAGAK HANDOKO yaitu dari R.M Wongso Djojo ada di cabang Jakarta Barat, oleh karena itu beberapa senior cabang Jakarta Barat pun pernah masuk kedalam makam dalam acara mengganti kelambu makam, Selengkapnya...

Pada awalnya ilmu beladiri Pencak Silat ini hanya khusus diajarkan kepada Komando Pasukan Khusus ditiap kesatuan ABRI dan Polisi serta Pasukan Pengawalan Kepresidenan (Paspampres)

MERPATI PUTIH Didirikan pada tanggal 2 April 1963 di Yogyakarta, mempunyai cabang didalam maupun di luar negeri dengan jumlah Kolat (Kelompok latihan) sebanyak 415 buah (menurut data tahun 1993) yang tersebar di seluruh Nusantara dan saat ini mempunyai anggota sebanyak kurang lebih dua setengah juta orang lulusan dan tersebar di seluruh Indonesia

Sang Guru MERPATI PUTIH adalah Bapak Saring Hadi Poernomo, sedangkan pendiri Perguruan dan Guru Besar sekaligus pewaris ilmu adalah Purwoto Hadi Purnomo (mas Poeng) dan Budi Santoso Hadi Purnomo (mas Budi) sebagai Guru Besar terakhir 


mas Poeng dan mas Budi


MERPATI PUTIH berasal dari kata MERsudi PAtitising TIndak PUsakane TItising Hening

Berikut Silsilah Turunan hingga menjadi PPS BETAKO MERPATI PUTIH:

• BPH ADIWIDJOJO: Grat-I

• PH SINGOSARI: Grat-II

• R.Ay.DJOJOREDJOSO: Grat-III

GAGAK HANDOKO: Grat-IV

• RM.REKSO WIDJOJO: Grat-V

• R.BONGSO DJOJO: Grat-VI

• DJO PREMONO: Grat-VII

• RM.WONGSO DJOJO: Grat-VIII

(Batas silsilah Keturunan Keluarga GAGAK HANDOKO) _________________________________________________


• KROMO MENGGOLO

• SARING HADI POERNOMO (pak Saring

• POERWOTO HADI POERNOMO (mas Poeng) dan BUDI SANTOSO HADI POERNOMO (mas Budi

Ahli Waris: 

NEHEMIA BUDI SETIAWAN (mas Hemi, putra mas Budi) dan AMOS PRIONO TRI NUGROHO (mas Amos, putra mas Poeng)


Baca Juga:

Silahkan melihat video sejarah singkatnya di channel YouTube kami atau klik video dibawah ini:





_____________________



sumber: dari berbagai sumber 


Wednesday, February 17, 2021

Salah satu peristiwa hingga di jadikannya Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda dari Indonesia oleh UNESCO

Pada tahun 2014 awal Road to UNESCO bersama MENPORA Bapak Roy Suryo dan Bapak Eddi M  Nalapraya, mas Bambang RE dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat perjuangan panjang memperkenalkan pencak silat untuk diakui oleh Dunia dan 2019 baru diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya tak Benda Dunia

Misinya saat itu adalah mengenalkan Pencak Silat yang memang berasal dari Indonesia

Alhamdulillah pada tahun 2019 Pencak Silat di akui sebagai Warisan Budaya Tak Benda milik Indonesia oleh UNESCO


Rombongan PB IPSI bersama team UNESCO (mas Bambang RE berdiri paling kiri nomor 2)
saat atraksi di negara Belanda, tampak mas Bambang RE dibawah kiri nomor 2 setelah Bapak Edi Nalapraya

saat atraksi di negara Bulgaria, tampak mas Suci menerima ucapan selamat

saat atraksi di negara Spanyol

bersama Dubes RI untuk Spanyol, tampak mas Bambang RE berdiri paling kanan disamping Bapak Edi Nalapraya


_____________________


Yuk, kita mengenal sejarah Pencak Silat, terutama sepak terjang MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dalam mengembangkan dan mengenalkan Pencak Silat dan Perguruan ke Mancanegara


_____________________


sumber: mas Bambang RE beliau adalah salah satu Pendiri MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat, Perangkat Dewan Guru PPS BETAKO MERPATI PUTIH, Pengurus Pusat KONI, Staf khusus Menpora, Kabid Pulahta KONI PUSAT, Komisi Sport For All di KOI / NOC INDONESIA dan  Waketum KORMI  NASIONAL @2021


MERPATI PUTIH di Uzbekistan

Sekitar bulan November tahun 2006 PB IPSI menerima undangan dari Kedutaan  Uzbekistan untuk mengikuti Festival Martial Art yg akan diikuti oleh 10 Negara termasuk Indonesia

Hari itu PB IPSI mengirim 4 orang dari PPS BETAKO MERPATI PUTIH (MP), 3 orang dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dan 1 orang Dewan Guru saat ini, juga 2 orang dari Satria Muda Indonesia (SMI)

Dari PPS BETAKO MERPATI PUTIH 
Dikirimlah mas (Alm.) H. Tonton S, SE, mas Bambang RE, seorang Fighter dari kolat Blue Bird yaitu mas Lutfi yang semuanya berasal dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat, dan mas Suci (Dewan Guru saat ini), sedang dari SMI dikirimlah 2 orang peraga jurus IPSI Ganda Putra, Festival Martial Art tersebut berlangsung selama 4 hari diikuti oleh beladiri lain seperti Sambo, Kurash, Karate, Juijitsu, Judo, Kempo, Gulat, dll mirip seperti MMA saat ini

mas Suci sahabat mas (Alm.) H Tonton dan mas Bambang RE melakukan pematahan gagang pompa dragon dengan jarinya, sedang mas (Alm.) Tonton memperagakan Jurus - Jurus MERPATI PUTIH seperti bantingan dan kuncian sambil ditutup matanya (Getaran) lalu melakukan pematahan gagang pompa dragon dengan kepala, mematahkan kikir dan melakukan pematahan per mobil berbarengan dengan mas Bambang RE dan mas Suci

Pematahan benda keras itu sangat mengesankan pihak Panitia dan saat itu juga patahan per mobil langsung di periksa oleh Panitia Pelaksana Festival Martial Art tersebut untuk di uji keasliannya dan bahkan beberapa peserta pun ada yang penasaran ikut mencoba mematahkan per mobil tersebut namun gagal 

Sementara Fighter PPS BETAKO MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat mas Lutfi dari kolat Blue Bird bertanding dengan fighter - fighter beladiri lain seperti MMA, dll ... dan beliau mendapat Juara 3 di kelas 70 kg

Saat itu Juaranya Sambo dari Kazaktan

Sedang 2 orang pesilat dari SMI memperagakan Jurus IPSI Ganda Putra disana

mas (Alm.) H. Tonton banyak berkiprah di beberapa Negara  merintis Pencak Silat khususnya PPS BETAKO MERPATI PUTIH 

Alhamdulillah dengan tampilnya Pencak Silat saat itu terbentuklah Federasi Pencak Silat Uzbekistan dikemudian hari

Ada berita menarik bahwa pada tahun 2007 selepas kunjungan PPS BETAKO MERPATI PUTIH di Uzbekistan ada perguruan Pencak Silat asal negeri Singapore yang mencoba membuka peluang untuk menjadi pelatih di Uzbekistan, namun gagal karena tangannya patah saat atraksi disana

saat menerima Jubah Kebesaran Uzbekistan dari Dubes Uzbekistan 

Team Pencak Silat Goes To Uzbekistan



(Photo 2 dan 3) Team Pencak Silat Goes to Uzbekistan

Suasana GOR di Uzbekistan saat upacara pembukaan Festival Martial Art


mas (Alm.) Tonton mendemonstrasikan ilmu Getaran

mas (Alm.) Tonton mematahkan gagang pompa dragon dengan kepala


mas (Alm.) Tonton memperagakan jurus-jurus PPS BETAKO Merpati Putih seperti kuncian dan bantingan

mas (Alm.) Tonton, mas Bambang RE mematahkan per mobil secara bersamaan

 
berphoto bersama Panitia Pelaksana selesai atraksi

Silahkan melihat video singkat dokumentasinya di channel YouTube kami atau klik Video dibawah ini:





_____________________



Yuk, mari mengenal Sejarah perjalanan MERPATI PUTIH, khususnya sumbangsih MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dalam mengembangkan sayap Perguruan ke mancanegara


_____________________



sumber: mas Bambang RE beliau adalah salah satu Pendiri MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat, Perangkat Dewan Guru PPS BETAKO MERPATI PUTIH, Pengurus Pusat KONI, Staf khusus Menpora, Kabid Pulahta KONI PUSAT, Komisi Sport For All di KOI / NOC INDONESIA dan  Waketum KORMI  NASIONAL @2021



Tuesday, February 2, 2021

Sejarah berdirinya MERPATI PUTIH cabang Serang Banten

MP cabang Serang Banten


Berawal dari kelompok Regatsu (Remaja Gatot Subroto) Kota Serang yang kemudian anggota-anggotanya masuk menjadi anggota PPS BETAKO MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dibawah pelatih mas (Alm.) Serka K.S Bejo yang berasal dari kolat Taktakan Taman Kopassus, Kota Serang MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat saat itu

Lihat juga ulasannya di Instagram... 

Pada saat itu kegiatan dan lainnya masih secara langsung berhubungan dengan MERPATI PUTIH Jakarta Barat yang kadang membawa serta Guru Besar melihat kolat tersebut saat UKT

Setelah itu di Kota Serang terbentuk 3 Kolat lain, yaitu:

- kolat SMEA N, Ciceri yang pelatihnya adalah Fighter mbak Rose

- kolat MAN 2, Ciceri 

- kolat SMAN 1, Serang


Pada tanggal 20 April 1990, cabang Serang Banten pun berdiri sendiri dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat yang di pimpin oleh mas (Alm.) Serka K.S Bejo dan mas (Alm.) Arifin yang direstui oleh mas (Alm.) H. Tonton S,SE saat itu



photo mas Yanto dan mas (Alm.) Serka K.S Bejo saat mengawasi jalannya UKT




photo para Senior dan Pembina MERPATI PUTIH Jakarta Barat di saat Ujian Kenaikan Tingkat di daerah Gudang Panjang Merak - Banten, berphoto dari kanan ke kiri

1. mas Iep (Asep)

2. mas (Alm.) Tonton

3. mas Bambang

4. mas Arif

5. mas (Alm.) Serka K.S Bejo


Lihat juga ulasannya di Instagram...


para atlet Jawa Barat dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat, ada diantaranya mas Joko Suprihatno paling kiri Juara Dunia IPSI dan mbak Rose (ditengah)





Yuk, mari mengenal sejarah PPS BETAKO MERPATI PUTIH dan sumbangsih cabang Jakarta Barat untuk Perguruan tercinta


_____________________



sumber: mas Toha (Pelatih) dan mbak Rose (mantan Pelatih dan atlet Nasional dari MERPATI PUTIH cabang Serang) @2021



Sejarah masuknya Silat ke negara Jepang

Mas Suhendro sebagai pimpinan rombongan Kesenian dan Kebudayaan DKI tahun 1994 menyertakan PPS BETAKO MERPATI PUTIH yang diwakili oleh MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat sebagai Pencak Silat seni budaya asli Indonesia dalam kontingen tersebut yang saat itu belum ada satupun Perguruan luar yang berhasil masuk karena Jepang sebagai pusat ilmu beladiri Karate, Jiujitsu, Judo, dll...

Dan Bapak Edi Nalapraya sebagai Ketum PB IPSI memberikan nasihat kepada MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat agar hati-hati saat ber atraksi disana, karena masyarakat Jepang sangat fanatik terhadap beladiri asli mereka, dan belum pernah ada satupun Perguruan Silat yang ber atraksi di Jepang

Tetapi alhamdulillah berkat mas (Alm.) H. Tonton S,SE MERPATI PUTIH berhasil tampil memukau di hadapan masyarakat Kota Tokyo dalam Festival 2 hari baik diatas podium maupun karnaval sepanjang jalan antara Balaikota Tokyo ke Garden Park, dengan route sepanjang 5 KM penuh oleh lautan masyarakat (mirip seperti karnaval HUT DKI sepanjang Jl. Thamrin) disana team PPS BETAKO MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat menampilkan RGB, Pemukulan Benda Keras dan Getaran

Saat itu yang ber atraksi di Pentas Budaya di Jepang sebagai perwakilan dari negara Indonesia pada tahun 1994, seluruhnya berasal dari MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dan mereka adalah:

1. mas (Alm.) H.Tonton S, SE

2. mas Bambang R.E

3. mas Adli

4. mas Hendro

5. mbak Neni Ken Widya

mas Adli menampilkan RGB dan “duel” dengan para samurai lalu diakhiri dengan pematahan benda keras, baik besi dragon, plat baja dan langsung disambut dengan tepukan tangan yang meriah, apalagi saat kikir 14 inch dipatahkan semua penonton berebut memeriksa patahan kikir yang tebal dan mahal di Jepang itu, mereka memeriksa keaslian dari kikir baja tersebut termasuk para penonton yang jari kelingkingnya buntung pun ikut memeriksa, lalu karena yakin itu baja asli dan kagum mereka pun memberikan tepukan tangan yang meriah

“ada yg menarik dalam atraksi MERPATI PUTIH Jakarta Barat disana, selama 2 hari tersebut selalu di awasi dan diikuti oleh  orang-orang Jepang yang jari  kelingkingnya buntung, ternyata mereka adalah Yakuza ... dan di akhir atraksi di Garden Park saking kagumnya salah seorang Yakuza menghampiri memberikan aplause dan amplop tebal ke mas (Alm.) Tonton yang isinya cukup untuk membeli oleh-oleh hehe”, ujar mas Bambang RE (Perangkat Dewan Guru dan Pengurus KONI Pusat) mengisahkan kenangan saat itu

Hari itu mas Suhendro sebagai  koordinator agak puyeng dengan peralatan yang kita bawa beratnya hampir 1 ton untuk  2 hari tampil, untung Duta Besar KBRI di Jepang membantu dengan fasilitas  diplomatik

Oleh karena memukaunya penampilan MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat wakil dari Indonesia di Jepang tersebut, Duta Besar Indonesia meminta Pencak Silat membuka latihan di Tokyo dan dilaksanakan oleh atase Staf Kedutaan Bapak Sudargo (kebetulan pak Dargo berasal dari Perguruan Perisai Diri) yang kemudian meminta pelatih kepada Bapak Edi Nalapraya Ketum PB IPSI saat itu, dan berangkatlah mas Ipunk dari PPS BETAKO MERPATI PUTIH dan mas Soesilo dari Perisai Diri (atas permintaan pak Dargo) sampai saat ini keduanya menjadi pelatih IPSI wakil dari Indonesia


saat menghadiri jamuan makan malam Pemerintah Kota Metropolitan Tokyo

para Pendekar MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat yang ber atraksi di Jepang

 mas (Alm.) H. Tonton, mas Bambang R.E dan mas Adli sedang berjalan - jalan di Kota Tokyo tepatnya di pusat pertokoan kawasan Akiabara

Di Bandara Soekarno - Hatta

saat berseragam merah ketika di ruang tunggu Bandara Soekarno - Hatta
Di Stasiun MRT Meguro

saat di Stasiun MRT Meguro dan akan berangkat ke tempat atraksi menggunakan seragam kebanggaan PPS BETAKO MERPATI PUTIH

saat di Garden Park selesai atraksi bersama para Samurai


_____________________




Yuk, mengetahui sejarah Pencak Silat dan MERPATI PUTIH, khususnya MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dalam sepak terjangnya mengembangkan dan membuka sayap PPS BETAKO MERPATI PUTIH ke seluruh Dunia 


_____________________


sumber: mas Bambang RE beliau adalah salah satu Pendiri MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat, Perangkat Dewan Guru PPS BETAKO MERPATI PUTIH, Pengurus Pusat KONI, Staf khusus Menpora, Kabid Pulahta KONI PUSAT, Komisi Sport For All di KOI / NOC INDONESIA dan  Waketum KORMI  NASIONAL @ 2021