Thursday, April 4, 2019

Sejarah berdirinya MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat

MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat

Pada bulan Agustus 1986 berdirilah cabang Jakarta Barat atas prakarsa para senior cabang Jakarta Timur seperti H. Tonton S, SE, H. M. Bambang RE, H. Agus Tabrani dan para senior yang lain


mas H Agus Tabrani dan mas H Bambang RE tahun 1978 , tampak mas H Bambang RE terluka di kepala setelah Fight dengan mas H Agus Tabrani


Almarhum H. Tonton. S, SE



H.M. Bambang R E


Setelah terbentuk maka diangkatlah H.Agus Tabrani sebagai Ketua Cabang Jakarta Barat pertama dan Diklat dipegang oleh H.Tonton S, SE, lalu beberapa kolat yang sebelumnya berada dibawah bendera Jakarta Timur bergabung ke cabang Jakarta Barat seperti Univ. Borobudur, Mandarin Hotel, PAM Jaya Pejompongan dan Komp. Kopassus Serang Banten

Dengan adanya 4 kolat masih belum sah dikatakan cabang, maka pada tahun 1986 atas kerja keras senior-senior dibukalah kolat DKI dan ATJ (Asuransi Timur Jauh) yang sekarang berubah nama menjadi BERDIKARI, Persyaratan untuk dikatakan cabang sudah terpenuhi dengan kesepakatan senior pada waktu itu ditetapkanlah ulang tahun cabang Jakarta Barat yaitu setiap tanggal 14 Agustus tiap tahunnya sesuai dengan ulang tahun ketua cabang H. Agus Tabrani

Pada ulang tahun pertama 14 Agustus 1987 yang dinyatakan di rumah ketua cabang pertama H. Agus Tabrani dijalan Batu Ampar II Condet Jakarta Timur, salah seorang Guru Besar PPS BETAKO MERPATI PUTIH mas Budi Santoso Hadi Purnomo dengan guyonannya memberikan julukan kepada cabang Jakarta Barat dengan nama Kelompok Teroris, bukan dalam arti negatif melainkan dalam arti mempunyai kolat dimana-mana bukan hanya di wilayah Jakarta Barat.

Dengan julukan Kelompok Teroris itulah maka senior-senior Jakarta Barat menanggapinya dengan posistif kelompok teroris itu disingkat KLOTER ditambah dengan angka 14 sebagai angka ulang tahun maka jadilah KLOTER 14, tempat basis senior-senior, pelatih dan asisten pelatih ditempat sebelum diturunkan kelapangan untuk menjalankan tugasnya dan juga merupakan persyaratan untuk naik tingkat dari tingkat Kombinasi 1 ke Kombinasi 2 harus masuk KLOTER 14 dahulu baru mendapat izin untuk ujian naik tingkat, ini diberlakukan sampai 4 angkatan.

KLOTER 14 juga mempunyai arti kolat yang ada dibawah bendera Jakarta Barat harus dibawah angka 14, tidak boleh melebihi 14, ini berlaku sampai tahun 1990, karena pada tahun 1988 dibuka lagi kolat Asamerah Oil.co, RS. Pelni, Citibank, GOR Gerolgol, Soedarpo, Green Garden, dll


Baca juga: 
Tahun 1990 dengan kesibukannya dikantor H.Agus Tabrani meletakkan jabatannya sebagi Ketua cabang Jakarta Barat dan senior-senior yang masih aktif waktu itu mengadakan pertemuan di Lantai IV Gedung DKI yang dipimpin oleh H.Bambang SE, dengan bersamaan membacakan laporan pertanggung jawaban H.Agus Tabrani selama menjabat sebagai ketua PPS Betako MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat dan mengangkat H.Tonton S,SE sebagai pengganti untuk menjabat ketua cabang Jakarta Barat yang ke II dan Diklat dipegang mas Sucipto, di Era tahun 1986 sampai 1992 cabang Jakarta Barat mempunyai kolat sebanyak 40 kolat dengan 1700 anggota

Pada tahun 1993 diadakanlah kejuaraan antar kolat se-Jakarta Barat jenis pertandingan yang di pertandingkan Stamina dan Tenaga tingkat Dasar II ke atas dan Rangkaian Gerak Bebas (RGB), Juara Umum dipegang kolat Univ Borobudur dan ditahun yang sama diadakan juga MUSCAB (Musyawarah Cabang) di RS Pelni dengan hasil H.Tonton S,SE terpilih kembali sebagai Ketua cabang Jakarta Barat ke III 

Tahun 1997 atas kesepakatan para senior Tingkat Khusus dan Kombinasi serta wakil dari setiap kolat diadakanlah re-organisasi di kolat Indosat lantai IV Gedung Indosat dengan kesepakatan ketua cabang Jakarta Barat ke IV tetap dipegang oleh H.Tonton S, SE dan Diklat dipegang oleh mas Adli, juga perombakan kepengurusuan dimana para pengurus yang kurang aktif digantikan dengan yang baru supaya roda organisasi bisa berjalan baik.

Tahun 2000 atas kesepakatan para senior Tingkat Khusus dan Kombinasi serta wakil dari setiap kolat diadakanlah re-organisasi di kolat Indosat lantai IV Gedung Indosat dengan kesepakatan ketua cabang Jakarta Barat ke V tetap dipegang oleh H.Tonton S,SE dan perombakan kepengurusan dimana para pengurus yang kurang aktif digantikan dengan yang baru supaya roda organisasi bisa berjalan baik pada tahun 1990 sampai dengan 1996 cabang Jakarta Barat mempunyai 47 kolat

Tahun 2003 diadakanlah Muscab di Tapos dengan hasil Ketua cabang tetaplah H.Tonton S,SE dan wakilnya secara voting dipilih mas Adli untuk menggantikan mas Tonton bila Ketua Berhalangan hadir


Baca juga:


_____________________



Yuk, mari kita mengenal sejarah PPS BETAKO MERPATI PUTIH, terutama sumbangsih para anggota MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat kepada Perguruan

_____________________



sumber: Berdasarkan catatan mas Adli (Pelatih Senior MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat) dari mas (Alm.) H. Tonton S, SE (Pendiri MERPATI PUTIH cabang Jakarta Barat) @2019



No comments:

Post a Comment